Tentang Kami

Dunia Sedang Runtuh Ketika Kristus datang 20 abad yang lalu, dunia sedang runtuh, semuanya telah sampai kepada pencemaran. Dunia agamawi sudah tercemar. Dunia Roma, secara moral, berada pada kondisi yang paling merosot. ketidakbermoralan dunia! Orang-orang Yahudi sudah meninggalkan Allah mereka dan mengambil perayaan-perayaan kudus mereka yang khidmat dan sudah menjadikannya sebuah tradisi ritual. Allah sudah meninggalkan mereka. Dan mereka tahu bahwa ada sesuatu yang harus terjadi, seluruh dunia juga tahu, sebab, untuk menjaga kesatuannya. Itu sedang runtuh. Dan sesuatu untuk menjaga kesatuannya, setiap bangsa menurut cara mereka masing-masing sedang menantikan sesuatu atau seseorang yang akan datang untuk menjaga kesatuannya. Jika itu bukanlah gambaran pada masa kini, saya tidak tahu dunia. Sedang menantikan sesuatu untuk menjaga kesatuannya! Sama seperti 2000 tahun yang lalu. Dunia, 2000 tahun yang lalu, sedang menantikan seorang Mesias untuk menjaga kesatuan itu. Tetapi 2000 tahun yang lalu, Allah memberikan seorang Mesias kepada dunia. Karena jika kita sedang mengharapkan sesuatu dan menantikan sesuatu, Allah akan mengirimkannya kepada kita. Dan sekarang dunia, sesudah 2000 tahun, sudah kembali kepada kondisi yang sama seperti 2000 tahun yang lalu. Dia sedang runtuh, bangsa-bangsa, tidak ada—tidak ada pondasi di tempat mana pun. Komunisme, faham Katholik, faham Protestan, politik-politik, moral, semuanya sudah runtuh Dan mereka sedang mendoakan seorang Mesias. Tetapi inilah yang ingin saya katakan! Seandainya Dia datang, akankah kita menerima Dia, atau akankah kita melakukan seperti yang dulunya mereka lakukan? Akankah kita menolak Dia? Apakah kita benar-benar tahu apa yang kita butuhkan? Kadang-kadang kita ingin, kita mendoakan keinginan-keinginan kita, dan kadang-kadang keinginan kita bukanlah kebutuhan kita. Kita harus menyadari bahwa kita tidak mengerti apa yang kita butuhkan; kita pikir kita mengerti. Tetapi Allah berjanji untuk menyediakan kebutuhan-kebutuhan kita, dan itulah yang akan Dia lakukan. Dan mereka sedang berdoa untuk seorang Mesias. Mereka menginginkan seorang Mesias. Tetapi di sinilah di mana itu berada, mereka menginginkanNya menurut cara yang—yang mereka inginkan. Dan Allah mengutus Dia menurut cara yang Dia inginkan, dan mereka menolakNya.

Belum ada Komentar untuk "Tentang Kami"

Posting Komentar